Total Tayangan Halaman

Minggu, 29 April 2012


Menerapkan kebiasaan makan sehat kepada anak

Mengajarkan kebiasaan makan yang baik dan sehat kepada anak sejak dini, akan dapat menjaga kesehatan mereka yang ditandai dengan berat badan anak yang sesuai dengan umurnya, dan kebiasaan makan yang baik ini akan berdampak positif bagi mereka ketika sudah dewasa nanti.
Salah satu upaya penting yang harus ditanamkan kepada anak sehat adalah agar mereka mau mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, cara yang mudah adalah membiasakan mereka untuk mengkonsumsi makanan dan produk makanan yang mengandung  lemak rendah atau tanpa lemak, seperti produk susu rendah lemak, unggas tanpa kulit, daging tanpa lemak, roti dan sejenisnya yang rendah lemak atau bebas lemak.
Jika orang tua merasa tidak yakin dengan kemampuan sendiri dalam memilih dan menyiapkan makanan keluarga , maka sebaiknya pergilah ke ahlinya, seperti dokter dan konsultasi dengan ahli gizi. Orang tua harus  memantau kelebihan berat  anak dengan cara melakukan diet ketat, dengan pengawasan dokter atau ahli gizi
Pendekatan yang digunakan orang tua untuk mengembangkan kebiasaan makan yang sehat pada anak anak mereka antara lain dengan cara:
  1. Buat pilihan makanan dalam keluarga dengan membuat berbagai macam makanan yang sehat dan tersedia di rumah, cara ini membuat anak jadi belajar bagaimana cara memilih makanan yang sehat.
  2. Dorong anak untuk makan perlahan/tidak terburu buru. Seseorang akan dapat mendeteksi rasa lapar dan kenyangnya dengan lebih baik ketika makan secara perlahan lahan, tidak tertutup kemungkinan untuk mengunyah makanan sebanyak 33 kali perkali suap.
  3. Lakukan acara makan bersama keluarga sesering mungkin, buat meja makan sebagai tempat bercakap cakap yang menyenangkan, bukan tempat memarahi atau berdebat, jika saat saat makan tersebut dirasa kurang menyenangkan oleh anak maka dia akan mencoba makan lebih cepat dan pergi meninggalkan meja makan dalam kondisi stres.
  4. Libatkan anak dalam berbelanja bahan makanan dan dalam menyiapkan makanan keluarga, hal ini akan memberikan pengalaman bagi anak sebagai petunjuk referensi makanan sehat bagi anak anak, juga merupakan kesempatan untuk mengajar gizi pada anak serta membuat anak berkesempatan untuk berprestasi. Selain itu anak mungkin lebih suka untuk makan atau mencoba makanan yang  mereka bantu untuk menyiapkannya.
  5. Makanan ringan atau ngemil akan dapat menyebabkan anak makan berlebihan, namun ngemil yang direncanakan dengan baik akan dapat menjadi bagian dari makanan bergizi tanpa merusak nafsu makan anak saat makan nanti. Orang tua harus mampu membuat makanan  kecil yang bergizi, dengan tidak melarang anak untuk makan makanan camilan lainnya.
  6. Usahakanlah hanya makan ditempat yang ditetapkan di rumah seperti ruang makan saja, bukan sambil nonon teve, yang sulit untuk merasakan kenyang dan malah dapat menyebabkan makan berlebihan.
  7. Usahakan agar anak menum air putih selama makan, batasi anak mengkonsumsi bahan makanan yang manis manis dan soda karena dapat menimbulkan peningkatan terjadinya obesitas pada anak.
  8. Usahakan untuk tidak menggunakan makanan sebagai alat untuk menghukum anak atau sebaliknya memberi hadiah pada anak. Pemotongan jatah makan anak, memungkinkan anak  jadi khawatir bahwa dia tidak akan cukup mendapatkan makanan, misalnya, menyuruh anak tidur tanpa makan terlebih dahulu, dapat membuat mereka khawatir akan kelaparan, sehingga mereka akan mencoba untuk makan setiap kali mendapat kesempatan. Jika menggunakan makanan seperti permen sebagai hadiah, maka dikhawatirkan anak akan beranggapan bahwa permen akan menjadi lebih berharga dari pada makan, pernyataan bahwa mereka akan mendapat makanan penutup  jika mereka bisa memhabiskan sayuran (reward), hal ini akan dapat memberikan persepsi yang salah tentang sayuran itu sendiri.
  9. Pastikan ketika anak makan diluar rumah, mereka mengkonsumsi makanan seimbang. Cari tahu lebih lanjut tentang program makan siang mereka disekolah atau pastikan kedalam paket makan siang mereka dimasukkan berbagai bahan makanan, serta ketika berada di restoran usahakan untuk melihat makanan yang dikonsumsi anak dalam kondisi seimbang

Kamis, 26 April 2012


Zat Besi -1

By Fauzi Arasj

Salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah adalah zat besi atau ferum yang dilambangkan dengan Fe. Umumnya  zat besi diperoleh dari makanan dan kekurangan zat besi dalam menu makanan sehari-hari dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah.
Zat besi adalah nutrisi penting untuk tubuh manusia. Kebutuhan zat besi pada tubuh pria dewasa ialah 40 - 50 mg zat besi/kg berat badan. Bagi tubuh wanita dewasa adalah 35 - 50 mg/kg berat badan. Zat besi adalah salah satu mineral dalam tubuh yang memiliki kaitan erat dengan ketersediaan darah dalam tubuh manusia. Zat besi merupakan unsur penting dalam pembentukan sel darah merah.
Kekurangan zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan penyakit anemia, menurunya tingkat kekebalan tubuh, berkurangnya daya konsentrasi da daya ingat, berkurangnya nafsu makan serta menurunya kebugaran tubuh. Kadar zat besi yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya adalah berkisar antara 4,7-18,29 mg per harinya tergantung dari usia dan jenis kelaminya.
Zat besi mengambil peran penting dalam proses distribusi oksigen dalam darah tubuh manusia. Zat besi juga berfungsi dalam proses produksi haemoglobin. Zat besi juga berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Kekurangan zat besi akan semakin memperbesar potensi tubuh mudah terserang penyakit. 
Zat besi merupakan salah satu unsur mikro nutrien utama dalam kehidupan bayi dan anak, karena zat besi penting untuk pembentukan mielin, aktivitas sel saraf, membantu aktivitas berbagai enzim dan pembentukan neurotransmiter (pembawa pesan ke otak), serta penting untuk sintesa haemoglobin, mioglobin serta proses yang bekaitand engan metabolisme sel, serta membantu system kekebalan tubuh dalam menangkal berbagai serangan virus dan bakteri sehingga sering dikatakan bahwa  zat besi memiliki fungsi yang sangat vital didalam tubuh manusia. Fungsi zat besi antara lain adalah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut electron did alam proses pembentukan energy yang terjadi di dalam sel. Bila zat besi bergabung dengan protein di dalam sel zat besi akan membentuk enzim yang berperan serta dalam pembentukan energi di dalam sel. Cara yang paling efektif meningkatkan penyerapan zat besi adalah mengonsumsi protein yang berasal dari hewan dan makanan yang mengandung vitamin C dalam makanan yang sama, misalnya daging panggang dengan salad bayam, kombinasi anggur dengan sereal gandum, serta stroberi dengan sereal gandum.
Sumber terbaik  zat besi bisa didapat dari beberapa sumber antara lain ada didalam hati, tiram, kerang, buah pinggang/ginjal, daging tanpa lemak, unggas dan ikan. Disamping itu zat besi juga terdapat didalam kacang dan sayur yang dikeringkan, yang juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. Fe juga terdapat dalam bahan makanan hewani, kacang-kacangan, dan sayuran berwarna hijau tua. Pemenuhan Fe oleh tubuh memang sering dialami sebab rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh, terutama dari sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. Penyerapan Fe asal bahan makanan hewani dapat mencapai 10-20%. Fe bahan makanan hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe nabati (non heme). Keanekaragaman konsumsi makanan sangat dibutuhkan untuk menunjang ketersediaan zat besi dalam tubuh. Berbagai macam jenis vitamin seperti vitamin A, Vitamin C, Zinc, asam folat serta berbagai macam jenis protei hewani mampu menbantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh. Sumber zat besi dapat dengan mudah diketahui, karena biasanya makanan sumber zat besi adalah juga makanan sumber vitamin A.
Beberapa jenis makanan sumber zat besi dibedakan menjadi 2 macam, yaitu makanan sumber zat besi yang berasal dari hewan (hewani) dan makanan sumber zat besi yang berasal dari sayur dan buah-buahan (nabati). Untuk produk hewani, sumber zat besi yang baik yaitu daging merah, daging unggas, hati (ayam/sapi), telur, ikan tuna, sarden serta jenis kerang-kerangan. Sedangkan untuk sumber zat besi yang berasal dari sayuran dan buah-buahan antara lain bayam, brokoli, tahu, kedelai, sereal, kentang sera berbagai buah-buahan yang dikeringkan (kismis, apricot, prune).
Akibat Defisiensi Zat Besi
Biasanya bayi dibawah usia setahun memenuhi kecukupan zat besinya antara lain melalui ASI yang kaya akan zat besi atau susu formula – bagi bayi yang tidak menerima ASI. Nah, begitu mereka berusia diatas i tahun, anak-anak itu bisa beresiko kekurangan zat besi  karena  kebutuhan mereka akan susu mulai berkurang, juga tidak lagi makan sereal bayi yang diperkaya zat besi. Bila kebutuhan akan zat besi tersebut tidak dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan lain yang juga kaya akan zat besi, tentu saja tubuh lama kelamaan akan mengalami kekurangan zat besi. Jika defisiensi zat besi terjadi, maka pembentukan hemoglobin akan terhambat yang berakibat pada terhambatnya pembentukan sel darah merah hingga dapat berakibat timbulnya anemiaAnemia biasanya ditandai dengan gejala-gejala seperti lemah atau lesu, pucat, sakit kepala, pusing,sensitif,tangan dan kaki dingin,serak,lidah meradang,mudah terkena infeksi, kuku pecah-pecah juga nafsu makan menurun. Parahnya, jika nafsu makan menurun bisa menyebabkan asupan gizi tidak mencukupi sehingga anak akan mengalami gangguan tumbuh kembang. Gejala kekurangan zat besi terindikasi dari mudah lelah dari biasanya, rasa ngilu, hilang selera makan dan sakit kepala. Kandungan zat besi yang rendah di dalam badan juga boleh berpengaruh pada memori dan sistem kekebalan dan dapat mengakibatkan anemia. Terjadinya kekurangan zat besi paling berpotensi pada wanita hamil dan menyusui, orang dewasa dan vegetarian. Pendarahan menstruasi (haid) juga boleh menyebabkan kekurangan zat besi oleh sebab itu golongan wanita lebih kerap mengalami kekurangan zat besi. Penyerapan besi dapat maksimal apabila saat minum tablet atau sirup zat besi dengan memakai air minum yang sudah dimasak. Setelah minum tablet atau sirup zat besi, biasanya kotoran (feses) akan berwarna hitam. Dengan meminum tablet Fe maka tanda-tanda kurang darah akan menghilang. Namun, jika tidak menghilang berarti menderita anemia gizi besi jenis lain.

Rabu, 25 April 2012


Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
by Fauzi Arasj

IMD adalah saat saat awal atau permulaan bagi bayi menyusu pada ibu secara dini.  Berbagai penelitian yang dilaksanakan didalam maupun luar negeri menunjukkan bahwa pelaksanaan IMD ternyata tidak hanya menyukseskan pemberian ASI eksklusif tetapi juga menyelamatkan nyawa bayi baru lahir berusia di bawah 28 hari. Menarik disimak hasil penelitian tersebut dimana jika bayi diberi kesempatan menyusu yang didahului dengan melakukan kontak kulit antara ibu dan bayinya, setidaknya dalam 1—2 jam pertama, maka 22% nyawa bayi berusia di bawah 28 hari dapat diselamatkan. IMD sendiri saat ini merupakan program yang sedang gencar gencarnya dianjurkan oleh pemerintah. Dalam program IMD ini, bukan ibu yang aktif menyusui anaknya namun bayilah yang secara aktif mencari puing susu ibunya. Oleh karena itu setelah bayi lahir, langsung diletakkan didada ibunya dan mebiarkan bayi merayap untuk menemukan putting susu ibunya untuk menyusu. IMD harus dilakukan saat lahir tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi, bayi juga tidak boleh dibersihkan, kecuali tangannya, proses ini berlangsung dengan cara skin to skin antara ibu dan bayi dan berdasarkan bau yang dicium dari tangannya, ini membantu bayi menemukan puting susu ibu. Dia akan merangkak naik dengan menekankan kakinya pada perut ibu. Bayi akan menjilati kulit ibunya yang mengandung bakteri baik sehingga kekebalan tubuh bayi dapat bertambah. Ingat, dalam IMD, tidak boleh memberikan bantuan apapun pada bayi tapi biarkan bayi menyusu sendiri. Biasanya, bayi dapat menemukan puting susu ibu dalam jangka waktu 1 jam pertama Program ini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun sang ibu yang baru melahirkan. Tetapi, karena belum tersosialisasikannya program IMD ini menyebabkan kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keengganan untuk melakukannya membuat Inisiasi Menyusu Dini masih jarang dipraktekkan.

Mengapa dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD)?

Selama ini yang kurang disadari oleh kebanyakan orang adalah perilaku menakjubkan antara bayi dan ibunya di saat saat pertama setelah bayi dilahirkan. Ternyata ibu dan bayi sudah dapat berinteraksi bila kontak kulit antara ibu dan bayi dilakukan sesegera mungkin. Bayi dengan sendirinya akan merangkak ke arah payudara ibu dan akan menyusu sendiri bila sudah siap untuk menyusu (the breast crawl). Ketakutan bayi akan kedinginan tidak dapat dijadikan alasan, karena ternyata kulit ibu yang sedang melahirkan memiliki kemampuan untuk saling menyesuaikan dengan suhu yang dibutuhkan bayinya (thermal synchrony).
Kontak kulit ibu dan bayi segera setelah lahir penting bagi kehidupan bayi selanjutnya karena ibu dan bayi akan merasa lebih tenang, ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi terjalin lebih dini dan akan menjadi lebih erat di kemudian hari. Perasaan tenang, bahagia, merasa dibutuhkan oleh bayinya akan memicu pengeluaran hormon oksitosin ibu yang berfungsi merangsang pengeluaran ASI dari payudara. Bagi bayi  Kontak kulit akan membuat sistem pernapasan dan aliran darah bayi stabil, dan bayi jarang menangis kontak kulit ini akan membuat sistem pernapasan dan aliran darah akan menjadi stabil, bayi jarang menangis sehingga mengurangi pemakaian energi. Hormon oksitosin juga terpicu dengan gerakan hentakan kepala bayi ke dada ibu, sentuhan tangan bayi di puting dan payudara ibu, dan juga jilatan serta hisapan bayi pada payudara ibu.
Pada saat merangkak mencari payudara ibu, bayi akan menjilat-jilat kulit ibu. Aktivitas tersebut memungkinkan bayi menelan bakteri ‘baik’ dari kulit ibu yang akan berkembang biak membentuk koloni di kulit dan usus bayi dan menyaingi bakteri ‘jahat’ dari  lingkungannya. Dengan demikian bayi sejak dini sudah mempunyai pertahanan pada kulit dan ususnya. Banyak orang tua yang merasa kasihan dan tidak percaya seorang bayi dapat mencari sendiri susu ibunya. Ataupun rasa malu untuk meminta dokter yang membantu persalinan untuk melakukannya.
Berikut informasi tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang dapat mendorong Anda untuk melakukan IMD sesaat setelah bayi Anda dilahirkan:
1.     Percayalah bahwa bayi dapat melakukan ini sendiri. Sebenarnya, ada kodrat alami seorang bayi untuk menyusu dari ibu bahkan saat dia baru lahir. Jadi tidak perlu terlalu mengkuatirkan bayi tersebut.
2.     Ini merupakan tahap awal yang sangat baik bila ingin memberikan ASI eksklusif pada 6 bulan pertama. Bayi akan menyukai ASI dan ibu tidak akan kekurangan untuk memberikannya. IMD juga mengurangi rasa nyeri saat harus menyusui.
3.     Jangan kuatir bayi akan kedinginan karena tanpa pakaian apapun harus dibiarkan selama kurang lebih 1 jam untuk mencari puting susu ibu. Karena kulit ibu dapat menghangatkan bayi secara sempurna. Bila bayi merasa kedinginan, suhu tubuh ibu akan meningkat 2 derajat Celcius, sedangkan bila bayi kepanasan, kulit ibu akan menyesuaikan dengan menurunkan suhu sebanyak 1 derajat Celcius.
4.     Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi sehingga mengurangi tingkat kematian bayi yang baru lahir.
5.     Gerakan bayi yang merangkak mencari puting susu dapat menekan rahim dan mengelurkan hormon yang membantu menghentikan pendarahan ibu.
6.     Bila bayi dalam melakukan IMD menangis, jangan cepat menyerah untuk memberikan ASI. Bayi menangis belum tentu karena merasa lapar. Biarkan bayi menemukan susu sendiri.
7.     Bila persalinan harus melalui proses Cesar, dapat tetap melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) walaupun kemungkinan berhasilnya sekitar 50% daripada persalinan normal.
8.     IMD membantu meningkatkan ikatan batin antara ibu dan anak.

Lima tahapan perilaku (pre-feeding behaviour) sebelum bayi berhasil menyusu

Bayi baru lahir yang mendapat kontak kulit ke kulit segera setelah lahir, akan melalui lima tahapan perilaku sebelum ia berhasil menyusu.

1.  Dalam 30—45 menit pertama:
Bayi akan diam dalam keadaan siaga. Sesekali matanya membuka lebar dan melihat ke ibunya. Masa ini merupakan penyesuaian peralihan dari keadaan dalam kandungan ke luar kandungan dan merupakan dasar pertumbuhan rasa aman bayi terhadap lingkungannya. Hal ini juga akan meningkatkan rasa percaya diri ibu akan kemampuannya menyusui dan mendidik anaknya. Demikian pula halnya dengan ayah, dengan melihat bayi dan istrinya dalam suasana menyenangkan ini, akan tertanam rasa percaya diri ayah untuk ikut membantu keberhasilan ibu menyusui dan mendidik anaknya.

2.    Antara 45—60 menit pertama:
Bayi akan menggerakkan mulutnya seperti mau minum, mencium, kadang mengeluarkan suara, dan menjilat tangannya. Bayi akan mencium dan merasakan cairan ketuban yang ada di tangannya. Bau ini sama dengan bau cairan yang dikeluarkan payudara ibu dan bau serta rasa ini yang akan membimbing bayi untuk menemukan payudara dan puting susu ibu. Itulah sebabnya tidak dianjurkan mengeringkan ke-2 tangan bayi pada saat bayi baru lahir.

3.    Mengeluarkan liur:
Saat bayi siap dan menyadari adanya makanan di sekitarnya, bayi mulai mengeluarkan liur.

4.    Bayi mulai bergerak ke arah payudara :
Areola payudara akan menjadi sasarannya dengan kaki bergerak menekan perut ibu. Bayi akan menjilat kulit ibu, menghentakkan kepala ke dada ibu, menoleh ke kanan dan kiri, serta menyentuh dan meremas daerah putting susu dan sekitarnya dengan tangannya.

5.    Menyusu:
Akhirnya bayi menemukan, menjilat, mengulum puting, membuka mulut lebar-lebar, dan melekat dengan baik serta mulai menyusu

TIPS

1.     Sebelum atau selama hamil, sebaiknya sudah mulai mencari dan membaca buku atau karangan tentang ASI eksklusif dan tata laksana menyusui yang benar.

2.    Apabila ingin memberikan ASI eksklusif, ibu hamil sebaiknya sudah mengikuti 2x pertemuan, bersama suami atau keluarga, dengan tenaga kesehatan untuk membahas keuntungan ASI dan menyusui, tatalaksana menyusui yang benar, IMD termasuk bila melahirkan dengan tindakan seperti bedah kaisar atau dengan vakum ekstraksi.

3.  Keberhasilan IMD maupun pemberian ASI eksklusif bukan hanya tergantung dari motivasi serta usaha dari ibu menyusui saja, tetapi rumah sakit atau rumah bersalin, tenaga kesehatan, termasuk keluarga terdekat seperti suami, ibu serta mertua turut memegang peranan penting.

Bacaan:
1.     Cahyu Darijati, Inisiasi Menyusui Dini. http://www.cahyo.web.id/renungan/inisiasi-menyusu-dini-imd/
3.    Inisiasi Menyusui Dini. www.ayahbunda.co.id/.../inisiasi.menyusui.dini/
4.    Anne Ahira. Pengertian Inisiasi Menyusui Dini. www.anneahira.com/pengertian-inisiasi-menyusui-

Selasa, 24 April 2012


ASAM AMINO


Pemahaman tentang Asam amino terbaca melalui berbagai situs yang menampilkan pemahaman akan asam amino dengan sangat mudah bagi pembacanya, tidak seruwet kalau membaca teksbook atau sejenisnya, sehingga tampilan situs itu layak untuk disalin dan ditampilkan disini.

Asam amino adalah bahan dasar pembentuk protein dan umumnya asam amino didapatkan dari bahan makanan sumber protein, melalui makanan sehari hari dan berfungsi untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kesalahan, dan memacu kegesitan pikiran.

Fungsi Asam Amino antra lain :
  1. Penyusun protein, termasuk enzim.
  2. kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama vitamin, hormon, dan asam nukleat)
  3. pengikat logam penting yang di perlukan dalam reaksi enzimatik (kofaktor).
Secara umum diketahui bahwa ada sebanyak 20 jenis asam amino yang terbagi menjadi dua kelompok, asam amino non-enensial yang terdiri dari 12 jenis asam amino yang diproduksi oleh tubuh dan asam amino esensial terdiri dari 8 jenis asam amino sisanya berupa asam amino esensial yang harus didapatkan melalui makanan.
Asam Amino non-essensial yang diproduksi tubuh antara lain:
  1. Tirosin; pertama kali di temukan dalam keju. Pada manusia, asam amino ini tidak bersifat esencial, tapi pembentukanya menggunakan bahan baku fenilalanin oleh enzim phehidroksilase. Menurut penelitian yang dilakukan oleh institut penelitian kesehatan Lingkungan Amerika Serikat tahun 1988, tirosin berfungsi pula sebagia obat stimulan dan penenang yang eektif untuk meningkatkan kinerja mental dan fisik di bawah tekanan, tanpa efek samping. Tirosin terkandung dalam hati ayam, keju, alpukat, pisang, ragi, ikan dan daging.
  2. Sistein; sekalipun asam amino bukan esensial kandungan atom sistein hampir sama dengan metionin. Sistein juga di temukan pada bahan pangan seperti cabai, bawang putih, bawang bombai, brokoli, haver, dan inti bulis gandum.
  3. Serin; pertama kali di isolasi dari protein serat sutra pada tahun 1865.
  4. Prolin; fungsi terpentingnya di ketahui sebagai komponen protein.
  5. Glisin; secara umu, protein itu sendiri tidak banyak mengandung glisin (kecuali pada kolagen yang mengandung glisin dari dua per tiga kandungannya). Tubuh manusia memproduksi glisin dalam jumlah yang mencukupi.
  6. Asam glutamat; karena ion glutamat yang dapat merangsang beberapa type saraf yang ada pada lidah manusia, glutamat di manfaatkan dalam industri penyedap rasa. Dalam keseharian di dapati dalam bentuk garam turunan yang di sebut sebagai monosodium glutamat atau MSG.
  7. Asam aspartat; sering pula di sebut aspartat. Fungsinya di ketahui sebagia pembangkit neurotransmiter di otak dan saraf otot. Aspartat juga dimungkinkan berperan dalam daya tahan terhadap kepenatan.
  8. Ariginin; sekalipun bersifat non-esensial bagi manusia dan mamalia lain, tetapi ariginin dapat di katakan sebagai asam amino setengah esensial karena produksinya sangat bergantung pada tingkat perkembangan dan kondisi kesehatan. Pada anak-anak, ariginin sangatlah penting. Pangan sumber utama ariginin ditemukan pada produk-produk peternakan seperti daging, susu, telur, dan berbagai olahannya. Sedangkan dari produk tumbuhan, ariginin banyak ditemukan pada cokelat dan biji kacang tanah.
  9. Alanin; ditemukan dalam bahan pangan bentuk lain seperti daging, ikan, susu, telur, dan kacang-kacangan.
  10. Histidin; bagi manusia, histidin merupakan asam amino yang esensial bagi anak-anak.
  11. Glutamin; merupakan asam amino yang dikenal pula dengan sebutan asam glumatik. Asam amino ini berfungsi sebagai bahan bakar otak yang mengontrol kelebihan amonia yang terbentuk dalam tubuh akibat proses biokimia. Secara alami, glutamin di temukan dalam gandum dan kedelai.
  12. Asparagin; di perlukan oleh sistem saraf untuk menjaga kesetimbangan dan di perlukan pula dalam transformasi asam amino. Asparagin di temukan pula pada daging (segala macam sumber), telur dan susu (serta produk turunanya).
Asam Amino esensial yang tidak di produksi oleh tubuh, antara lain sebagai berikut:
  1. Triptofan; merupakan asam amino esensial, ini merupakan beberapa sumber di dapatkan dari karbonhidrat. Triptofan terdapat pada telur, daging, susu skim,pisang, susu, dan keju.
  2. Treonin: terdapat pada bahan pangan berupa susu, daging, ikan ,dan bici wijen.
  3. Metionin: bersifat esencial. Oleh sebab itu, harus di ambil dari bahan pangan. Sumber utama metionin hádala buah-buahan, daging (ayam, sapi, ikan,susu (susu murni, beberapa jenis keju), saturan (bayam, bawang putih, jagung), serta kacang-kacangan (kapri, pistacio, kacang mete, kacang merah, tahu tempe).
  4. Lisin; terdapat dalam protein kedelai,bici polong-polongan, dan ikan. Rata-rata kebutuhan lisin per hari adalah 1-1,5 g.
  5. Leusin; banyak tersedia pada makanan yang tinggi protein, seperti daging, susu, beras merah dan kacang kedelai. Pada produk-produk susu kedelai juga banyak di temui kandungan leusin.
  6. Isoleusin;
  7. Fenilalanin; merupakan asm amino esensial yang menjadi bahan baku bagi pembentukan katekolamin. Katekolamin ini di kenal sebagai peningkat kewaspadaan penting bagi tranmisi impuls saraf. Fenilalamin terdapat pada daging ayam, sapai, ikan, telur, dan kedelai.
  8. Valin; terdapat pada produk-produk peternakan seperti daging, telar, susu dan keju. Selain itu, asam amino esensial ini terdapat pada bici-bijian yang mengandung minyak seperti kacang tanah, wijen, dan gentil)
padang, 25 april 2012
semoga bermanfaat

Senin, 23 April 2012


 


Keuntungan jika mengkonsumsi makanan rendah lemak

Sebuah bacaan menarik pagi ini  terlihat disebuah blog yang memuat hasil penelitian tentang konsumsi makanan rendah lemak http://intermanews.com

Menurut penelitian yang dilakukan di Swedia tersebut, bahwa mengkonsumsi makanan seperti susu rendah lemak ternyata dapat mengurangi risiko stroke. Orang yang mengkonsumsi susu rendah lemak, makan yoghurt rendah lemak serta keju ternyata mempunyai resiko untuk terkena stroke lebih rendah dibanding dengan orang yang mengkonsumsi makanan kaya lemak. Penelitian ini  melibatkan 74.961 orang usia 45 – 83 tahun, dengan membagi responden menjadi 8 kelompok mulai dari kelompok tidak pernah s/d kelompok yang mengkonsumsi lemak 4 porsi sehari, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mengkonsumsi rendah lemak 12% lebih rendah untuk terkena stroke dan 13% lebih rendah untuk terkena stroke iskemik dibanding dengan responden yang mengkonsumsi lemak tinggi. Selama 10 tahun dilakukan follow-up, sebanyak 4.089 orang diantaranya terkena stroke, 3.159 terkena stroke iskemik, 583 terkena stroke hemorhagik  347 terkena stroke hemoragik yang tidak ditentukan. Keuntungan dari makanan susu rendah lemak adalah bahwa makanan ini mengandung vitamin dan mineral seperti kalsium, kalium, magnesium dan vitamin D. Susanna Larsson PhD Profesor of epidemiology in Division of Nutritional Epidemiology, Nationale Institute of Environtmental Institute di Stockholm mengatakan bahwa dari perspektif kesehatan masyarakat, jika orang mengkonsumsi lebih banyak makanan/susu rendah lemak daripada makanan tinggi lemak susu, mereka akan mendapatkan keuntungan dari penurunan risiko stroke dan  mendapatkan kesehatan positif lainnya . Ada kemungkinan bahwa vitamin D dalam makanan/susu rendah lemak dapat  menurunkan resiko stroke yang karena adanya efek potensialnya terhadap tekanan darah.

padang, 24 April 2012

Sabtu, 21 April 2012

SERTIFIKIKASI DOSEN, 
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES.

Beberapa waktu yang lalu, sertifikasi dosen memberi kehebohan tersendiri bagi kalangan pengajar di berbagai poltekes kemenkes, betapa tidak, pemerintah mengharuskan semua dosen poltekes kemenkes yang berjumlah lebih dari 3000 orang, wajib sertifikasi dan harus sudah selesai sampai dengan tahun 2014 mendatang, maka dosen dosen  tetap di poltekkes kemenkes (dalam hal ini yang sudah mempunyai pendidikan S-2 ke atas) bersegara melakukan persiapan sertifikasi, diawali dengan melakukan penyamaan persepsi dalam pengisian borang yang dipandu oleh PT Serdos, untuk poltekes kemenkes padang PT Serdosnya ditunjuk dari Dikti adalah Universitas Andalas dan akhirnya pesertapun melakukan pengisian portofolio dan berkas lainnya, untuk dikirim ke PT serdos yang ditunjuk. bahan dikirim dalam 2 bentuk, bentuk hard copy dan bentuk soft copy. Setelah menunggu beberapa saat (bulan..maksudnya) dan setelah melewati seleksi oleh PT Serdos, bahan yang memenuhi syarat pun dikirim oleh PT serdos ke Dikti, dan setelah beberapa waktu kemudian, datang lagi kabar dari Dikti yang meminta peserta serdos untuk memasukkan lembar BKD secara Online untuk mengecek kesamaan pengisian oleh dosen se indonesia, dalam hal ini untuk mencegah terjadinya plagiat, maka semua dosen pun kembali urun pendapat menyamakan persepsi dalam pengisian borang, apalagi diberitahukan oleh Dikti dalam pengisian tersebut tidak boleh sama antara satu dosen dengan dosen yang lain, jika isinya sama (kesamaan tersebut bervariasi antara 50 % s/d 100%) maka peserta akan diskualifikasi, alias tidak lulus (wah bahaya nih), maka setelah penyamaan persepsi, mulailah para dosen mengisi BKD sendiri sendiri, dan setelah yakin pengisiannya benar, langsung dikirim online ke Dikti, dan kembali menunggu Dikti mengumumkan hasilnya, dan hasilnya ternyata cukup mengecewakan, banyak diantara dosen yang ikut sertifikasi belum dinyatakan lulus sertifikasi. akibatnya harus dilakukan sertifikasi ulang 2 (dua) tahun kemudian dan bagi yang lulus akan berbangga hati dan mengucap syukur ke pada NYA, namun tantangan kedepan yang harus dilalui  oleh dosen yang sudah ber-sertifikasi, tidaklah mudah, antara lain harus mengisi BKD setiap semester secara online, jika kegiatannya kurang dari yang distandarkan maka tidak lulus lagi deh...
Beberapa waktu yang lalu, ketika bertemu dengan Ka Pusdiknakes dalam sebuah pertemuan di Jakarta, beliau menyatakan agar semua peserta yang belum lilus diajukan kembali tahun 2012 dan dosen yang masih S1 agar dipacu untuk memenuhi syarat yang diberikan, semoga kabar yang disampaikan oleh ka Pusdiknakes ini benar adanya...

Senin, 04 Juli 2011

Suntikan Vitamin C, perlu kah..???

Akhir akhir ini ada fenomena yang muncul, suntikan vitamin C intravena untuk tujun kecantikan kulit, terutama pada wanita di ibukota namun sudha merambah ke berbagai kota lainnya di Indonesia. Yang diketahui luas, vitamin C diberikan dalam bentuk oral. Padahal, vitamin tersebut--bisa juga diberikan melalui suntikan. Khusus untuk vitamin C, sifat antioksidan-nyalah yang membuat orang begitu tertarik untuk melakukan suntikan vitamin C ini. Suntik vitamin C ini diyakini oleh banyak orang terutama kaum wanita karena memiliki banyak manfaat sebagaimana manfaat vitamin C yang diketahui luas, lewat suntikan, selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, juga memiliki efek antioksidan yang berguna menghambat proses penuaan kulit alias membuat orang awet muda. Suntik vitamin C,  dapat membuat kulit cantik dan awet muda. Ini berkaitan dengan salah satu cara kerja vitamin ini, yakni menghambat kerja enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan pigmen, sehingga kulit terlihat cerah dan bersih. Jika kulit terpapar sinar matahari, maka enzim ini akan terangsang untuk membentuk pigmen. Suntik vitamin C, bisa dibilang aman dilakukan oleh siapapun asal sesuai kebutuhan. Biasanya dokter akan memberi suntikan vitamin C kepada pasien berdasarkan indikasi, seperti apakah dia baru pulih dari sakit, punya masalah kulit seperti eksim, atau berjerawat. Jadi, orang yang ingin suntik vitamin itu harus konsultasi dengan dokter, tidak sembarang minta disuntik agar kelihatan cantik dan awet muda. Seorang yang telah memiliki kulit yang sehat, meski warnanya tidak putih, tak perlu suntikan vitamin C. Terlebih jika tidak punya masalah dengan kesehatan, pola makan dan gaya hidupnya juga baik. Namun, jika ingin disuntik vitamin C pun sebenarnya tak memiliki dampak negatif. Untuk melakukan suntik vitamin C pun tak ada syarat-syarat khusus. Siapapun bisa kalau memang diperlukan  dengan dosis 1 gr - 2 gr berdasarkan kondisi tubuh pasien. Suntik vitamin C memiliki efek lebih cepat untuk bermacam kondisi pada pasien karena langsung pada darah. Seperti eksim, jerawat, flek-flek hitam, kulit keriput, baru sembuh dari penyakit, orang yang aktivitasnya tinggi, gaya hidup buruk, luka hingga bagi yang ingin kulitnya cerah dan bersih. Karena vitamin masuk ke pembuluh darah, langsung terdistribusi ke organ tubuh sehingga proses regenerasi sel-sel baru lebih cepat.
Berapa kali suntikan vitamin C ini boleh dilakukan...? suntik vitamin C biasanya diberikan satu kali dalam seminggu selama sebulan, namun dapat dilakukan sebulan sekali atau sesekali saja jika memang diperlukan. Namun bila kondisi tubuh dan kulit sehat-sehat saja tak perlu suntikan vitamin C. Vitamin ini sangat berperan dalam pembentukan jaringan penyambung, jaringan tulang, dan tulang gigi. Vitamin C juga berperan dalam membantu tubuh dalam penyerapan zat besi. Vitamin ini tersimpan dalam kelenjar adrenal, kelenjar lendir, ginjal, hati, indung telur, mata, dan organ yang lain. Vitamin ini akan keluar saat kita berolah raga berat dan pada saat tekanan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, jika seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin C, maka tubuh akan mengalami berbagai gangguan,  seperti sariawan, pembengkakan gusi, pengendoran pada gigi, pendarahan pada kulit dan selaput lendir, dan kulit menjadi tidak sensitif.  Defisiensi vitamin juga akan mengakibatkan anemia pada bayi dan pada saat kehamilan. Tubuh memerlukan vitamin C dalam jumlah yang relatif banyak. 
Dari beberapa literatur ditemukan bahwa ada 6 hal yang harus diperhatikan ketika berniat melakukan suntikan vitamin C, yaitu:
1. Suntik vitamin C memberikan kadar cukup tinggi di dalam darah, tetapi jumlah tersebut akan diserap ke berbagai organ dan hanya sebagian saja yang sampai ke kulit, sehingga efektivitasnya pun dapat bervariasi pada setiap orang.
2. Untuk mendapatkan hasil maksimal pada kulit, tindakan suntik vitamin C seringkali digunakan sebagai terapi tambahan dari perawatan kulit lainnya. Sedangkan untuk perawatan dan peremajaan kulit agar tetap kenyal dan mulus, sampai saat ini yang mampu memberikan hasil maksimal adalah terapi topikal (terapi dari luar seperti halnya pemberian krim kulit pagi dan malam).
3. Pemenuhan kebutuhan akan vitamin C bisa dilakukan dengan mengonsumsi langsung buah-buahan, suntikan, dan suplemen. Ketiganya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Melalui suntik vitamin C tubuh dapat memperoleh dosis tinggi langsung ke dalam darah. Hanya saja, tidak seluruh vitamin C dosis tinggi itu akan terserap oleh tubuh. Sisanya akan tetap terbuang melalui urine. Sebaliknya, meski dosisnya tidak tinggi, dengan mengonsumsi makanan atau buah-buahan yang kaya vitamin C, tubuh mendapatkan vitamin dan nutrisi lainnya (seperti vitamin E dan A) yang dapat memperkuat kerja vitamin C. Suplementasi vitamin C memang sebaiknya diberikan secara kombinasi dengan vitamin dan nutrisi lainnya.
4. Sebelum dilakukan suntik vitamin C, sebaiknya pastikan bahwa fungsi ginjal dan hati pasien normal, serta tidak ada riwayat alergi terhadap vitamin tersebut. Fungsi ginjal dan hati sangat berpengaruh pada penyerapan vitamin C.
5. Suntik vitamin C dengan dosis 2-5 gr lewat intravena (pembuluh darah), dapat dilakukan seminggu sekali atau dengan jarak interval lebih lama (bergantung pada penilaian dokter). Tak ada patokan khusus, apakah perlu dilakukan secara paket atau tidak, melainkan akan dilihat kebutuhan dan indikasinya.
Hasil penyuntikan vitamin C akan bervariasi pada setiap individu. Terapi sebaiknya dihentikan bila muncul efek samping atau bila hasilnya tidak cukup signifikan. Efektivitas terapi dapat dilihat dari kulit yang lebih kencang, kenyal, dan cerah setelah mendapatkan terapi ini dalam waktu tertentu.
6. Vitamin C cukup aman digunakan oleh sebagian besar orang. Kalaupun ada, keluhan yang biasanya muncul adalah diare dan kembung. Kekhawatiran bahwa pemberian vitamin C dosis tinggi dapat menimbulkan batu ginjal pun tidak relevan karena banyak laporan ilmiah membantahnya. Terapi dengan vitamin C tidak menyebabkan pembentukan batu ginjal. Bahkan pemberian sampai 10 gr per hari tidak menunjukkan tanda-tanda pembentukan batu ginjal.
Meski begitu, setelah disuntik vitamin C dosis tinggi, seseorang dianjurkan untuk banyak minum. Perlu diketahui, keberadaan vitamin C dosis tinggi dalam tubuh dapat mengganggu penyerapan zat nutrisi lainnya, seperti selenium (salah satu unsur mineral yang penting untuk tubuh), dan copper (enzim penting untuk penyerapan zat besi), sehingga tubuh pun perlu mendapatkan tambahan suplemen zat-zat nutrisi tersebut untuk mengatasinya. Ternyata tidak  sulit untuk memiliki kulit yang sehat, mulus sekaligus cantik berseri. Lakukan langkah berikut ini, niscaya orang akan memuji kehalusan kulit antara lain:
  1.       makan makanan yang mengandung gizi seimbang. Jadi, bukan sekadar mengenyangkan perut dengan makanan seperti bakso, tanpa konsumsi sayur dan buah yang sangat baik untuk menjaga keelastisan dan kesehatan kulit.
  2.       Perbanyak minum air putih, dua liter dalam sehari.
  3.       Olah raga secara teratur. Sebaiknya tiga kali seminggu. Tak perlu berat, cukup dengan berjalan kaki, naik tangga ataupun senam sambil nonton teve.
  4.       Cukup istirahat. Jangan memaksakan diri jika sudah lelah beraktivitas, apalagi begadang yang tak perlu. Ingat, tubuh pun butuh istirahat..
  5.       Atasi stres dengan baik, kepala dingin dan lebih dekat dengan sang Pencipta. Jangan menghindar dari masalah karena malah bisa menambah stres, lebih baik cari solusi yang tepat.
  6.       Lakukan perawatan kulit sesuai jenis kulit . Jadi, sebaiknya kenali jenis kulit baru melakukan perawatan.
  7.       Bila perlu, konsumsi vitamin atau suplemen.